Advertisement
KUNINGAN, MH
Walaupun Wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sedang dilanda cuaca ekstrim dan iklim yang tidak menguntungkan, namun tanaman cabe dan bawang tetap normal bahkan bisa panen dengan hasil yang cukup baik.
Menurut kepala dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten Kuningan DR. Wahyu Hidayah, M.Hut melalui kabid hortikultura dan perkebunan Andi, SE, MM (21/3) diruang kerjanya mengemukakan, cuaca ekstrim sedang melanda Kabupaten Kuningan dari mulai bulan januari sampai maret 2025, tetapi untuk tanaman cabe dan bawang tetap berjalan cukup baik berkat pintarnya para petani dalam bercocok tanam hortikultura.
Masih jelas Andi, hasil tanaman cabe yang terdiri dari cabe merah panjang, cabe hijau panjang, cabe kriting dan cabe rawit secara keseluruhan ditanam ditanah seluas 71, 32 hektar dengan lahan pertanian terdiri perkebunan masarakat, perkebunan milik perusahaan swasta, lahan pekarangan pribadi dan lahan lainnya.
Lebih jauh Andi memaparkan, para petani cabe dalam melaksanakan masa tanam mereka menghindari musim penghujan dan lebih mengutamakan masa panen menjelang masarakat membutuhkannya seperti hajatan, acara keagamaan seperti lebaran, natal dan yang lainnya karena komoditas tersebut begitu dibutuhkan.
"Untuk tanaman bawang merah apabila digabungkan luas lahan se Kab Kuningan sekitar 15, 35 hektar, panen bulan maret 2025 mencapai 120 kwintal, sedangkan panen dibulan april dan mei merupakan masa tanam dari bulan sebelumnya, untuk bantuan anggaran tahun 2025 kami telah mengajukan anggaran ke Pemprov Jabar dan Kementrian Pertanian RI dan kami optimis bantuan tersebut bisa direalisasikan" pungkas Andi dengan tegas. (Anton) ***